Karya: Khansa Tsabila Azzahra (3C)
SD Islam Sabilillah Malang
Tidak seperti biasanya. Pagi itu Luna bangun pagi-pagi “Luna ayo bangun sudah adzan subuh nak!” Terdengar suara teriakan mama. “Iya ma, tunggu aja di musholla luna wudhu dulu” Jawab Luna. Tak lama kemudian Luna pun segera wudhu, setelah wudhu luna segera menuju ke musholla. lalu Luna dan keluarganya sholat berjamaah, seusai itu Luna mandi, lalu sarapan, dan segera berangkat sekolah. Sesampai di sekolah, Luna disambut oleh ke-3 sahabatnya dengan gembira. ”Ada apa itu teman-teman kok ada rame-rame coba lihat yuk!” Kata Dina, lalu mereka pun mendekati mading sekolah, mereka berempat melihat sebuah kertas, dan di dalam kertas itu terdapat sebuah tulisan.
Surabaya,4 maret
Kepada :
Muridku tersayang
Di SD Bina Bangsa
Salam sayang
Untuk muridku semua terutama yang ikut les
menyanyi the next star. bu Lidia sudah keluar dari sekolah ini kayang rena ini
terpaksa ibu harus pindah ke jakarta untuk selamanya.karena suami ibu kerjanya pindah di jakarta .
Untuk yang ikut les the next star hari
sabtu kemarin itu adalah hari terakhir
latihan .tapi sudah ada penggantinya yaitu bu lia tetap semangatya latihannya.
dari Bu Lidia
“Gimana nih friend’s aku nggak suka kalau kita ganti guru lain” Kata Rania. Tiba-tiba kriiiiiiing...bunyi bel. Lalu mereka pun masuk kelas untuk mengikuti pelajaran pertama adalah bahasa mandarin, namun mereka berempat tidak senang dengan pelajaran itu. Mereka beralasan ingin ke kamar mandi. Mereka berempat pun memberanikan diri untuk meminta izin pada bu Shinta.”Bu, mohon maaf kami mau izin ke kamar mandi.” Kata Rania. ”Iya, silahkan, tapi jangan lama-lama ya” Perintah bu Sinta. Mereka sangat senang. Akan tetapi mereka tidak ke kamar mandi, justru malah ke kantin. Akhirnya mere ka kembali telat, ketika masuk kelas dia langsung ditanya oleh Bu Sinta. “Apakah kalian berempat memang ke kamar mandi? “ Tanya bu Sinta?” Benar bu kami tadi kena antri” Jawam Rania. “Ya sudah kalian boleh duduk, lain kali kalau ke kamar mandi jangan lama-lama ya.” Perintah bu Shinta.
Kriiiiiiiiiiiiiiiing...... bel istirahat sekolah berbunyi. “Dillaaa.... yuk kekantin “ Ajak ke-3 sahabatnya. ”Ayo......” Jawab Dilla. Dengan cepat mereka menuju ke kantin. Sesampai di kantin mereka memesan makanan. Dina memesan burger trio steak, Luna siomay, Rania dan Dilla memesan milk shake kacang dan pisang. Sambil menunggu pesanan mereka membicarakan tentang bu Lidia. “Teman-teman bagaimana kalau habis makan kita ke TU untuk cari tahu berapa nomor telephone bu Lidia” Ajak Dina.
”Boleh juga tuh “ Jawab Rania . Setelah makanan datang mereka segera memakan yang di pesan. Seusai makan mereka ke TU, mereka mencari data nomor guru. Akhirnya mereka menemukan nomor bu Lidia, mereka mencatat disebuah kertas kosong. Siang pukul 13.30 pulang sekolah mereka menuju ke telephone umum, mereka menekan tombol nomor telephone bu Lidia. Saat mereka menelphone tidak diangkat lalu mereka pun kerumah masing-masing. Di rumah Dilla menceritakan kejadian di sekolah
Pagi harinya ketika Rania hendak ke rumah Dina, dia mendengar teriakan wanita “Raniaaa....”teriakan itu terdengar seperti suara bu Lidia. “Apakah anda bu Lidia” tanya Rania “iya saya bu Lidia, jadi begini ternyata bu Lidia diperbolehkan sama suami ibu untuk tinggal sendiri di surabaya” kata bu Lidia “Benar bu ....”dengan perasaan senang Rania bertanya.
Tiba-tiba ada suara teriak “Bu Lidia....”kawan-kawan Rania berteriak dengan perasaan senang, mereka berpelukan dengan bu Lidia “Jadi kita tetap bisa belajar sama ibu kan?” Sambil berjalan mereka saling bercerita. Saat sampai di sekolah, banyak anak yang berteriak dan rebutan salim sama bu Lidia. ”Eh.. bu sekarang waktunya latihan the next star” Kata Dilla ”Oh iya yuk ke kelas “ Jawab bu Lidia. lalu mereka ke kelas dan tetap di ajarin oleh bu Lidia,selama latihan berlangsung tidak ada keseriusan hanya ada bercanda dan bersenang-senang. Saat jam istirahat, bu Lidia bersama Rania dan sahabatnya bercanda di kantin sambil memakan siomay dan batagor yang di traktir oleh bu Lidia.
Sepulang sekolah bu lidia mengajak anak-anak (ke empat anak bersahabat) ke toko buku. Mereka di belikan KKPK oleh bu Lidia mereka semua di antar oleh bu Lidia ke rumah masing-masing dengan mobilnya. Mereka semua menceritakan kepada orang tua masing-masing tentang kejadian tadi siang . Kecuali Rania karena orang tuanya lagi dinas ke bandung, tetapi ia menceritakannya kepada kakak dan pembantunya.

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus