Saat Terjatuh dari Sepeda
Karya: Moch. Firza R.F (3C)
SD Islam sabilillah Malang
Waktu hari Minggu aku sekeluarga mau ke Waduk Karang kates.
Sebelum ke karang kates, aku bersiap-siap, yaitu mandi dan sarapan.
Setelah sarapan, aku sebenarnya ingin bersepeda terlebih dahulu, tetapi
jika ijin terlebih dahulu, aku takut dimarahin sama ayah. Lalu aku
mencoba ijin, meskipun sebenarnya aku takut. Ternyata ayah mengizinkan
aku naik sepeda dan tidak dimarahi. Aku senang sekali. Aku segera
mendorong sepedaku keluar.
Di jalan depan rumahku, aku menaiki dengan kecepatan tinggi. Tak
terasa ternyata aku sudah melaju agak jauh. Tiba-tiba terdengar suara
ayah memanggilku. Aku disuruh pulang. Padahal sebenarnya aku masih ingin
bersepeda lebih lama lagi. Aku pun segera membelokkan setirnya tanpa
aku rem. Tanpa kusadari aku langsung terjatuh dan itu dilihat sama ayah.
Meskipun aku merasa kesakitan, tetapi aku menahan diri agar tidak
menangis, karena aku malu sama ayah. Ayah pun segera menghampiriku dan
aku disuruh memperlihatkan tanganku, mana yang terluka lalu. Ayah
cepat-cepat mengobati lukaku, dan tak lama kemudian aku segera pergi
dengan keluarga ke karang kates.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar