Senin, 22 April 2013

Bejo Pergi ke jakarta



KARYA :Yasmin Zakiyyatuz Z (3C)
SD Islam Sabilillah Malang 
             
        KUKURUYUK, Ketika ayam jantan mulai berkokok  Bejo pun tebangun, azan subuh menggema dari masjid. Setelah menggosok gosok matanya dan menguap, Bejo pun langsung berlari ke sumur untuk mandi.
           Matahari belum tampak di ufuk timur. Namun di luar rumah sudah terdengar suara sepeda motor yang dikendarai pak guru. Ia datang untuk menjemput Bejo. Pak guru menggunakan jaket berwarna biru, tas berwarna coklat, dan sepatu yang keren.
    Setelah berpamitan dengan kedua orang tuanya, Bejo pun langsung berlari ke kandang di sebelah rumahnya, untuk berpamitan  dengan si item  kambingnya, si abang  sapinya.Tidak lama kemudian delman yang ditarik kuda itu telah tiba, untuk mengantar Bejo dan pak guru ke stasiun.
      Setelah sampai di stasiun Bejo pun riang gembira. Dia akan ke rumah John di jakarta. Tahun lalu, Bejo mengajari john bermain layang-layang, menangkap katak dan memancing ikan di sungai. ’’Kapan-kapan kamu ke jakarta ya  Jo’’ kata John waktu itu.
       John  akan mengajak Bejo untuk jalan-jalan. Naik roller-coaster di ancol, atau melihat zebra dan gajah di ragunan. Jakarta ternyata sangat  jauh, kereta baru sampai di stasiun gambir.
      Tugu monas yang sering dilihatnya di televisi sekarang ada di hadapannya.Tiba-tiba seseorang berteriak ‘’Bejo Bejo’’Teriak John memanggil namanya. Lalu Bejo pun langsung berlari menuju  John dan  berdua langsung berpelukan.

1 komentar: