Desember 22, tahun 2011
Karya: Kania Jatiningsih PA
Sekarang
hari Ibu, Luhan sangat bingung dengan kado special yang dihadiahkan untuk ibunya. Jika tahun kemaren Luhan
sudah membelikan sebuah Diary . Padahal, teman – teman
Luhan sudah mengkadokan hadiah untuk ibunya. Luhan sekarang sedang bersekolah
di SD Indah Pelangi kelas 3. Luhan sering sekali datang pertama. Saat Luhan
hendak pulang sekolah di siang hari….
“da Mico!, da Sherly!, da Nisa! Goodbye! ,” ia adalah sahabat – sahabat
Luhan. Saat Luhan di tengah jalan yang menuju rumah nya. Ia melihat sebuah toko
yang menjual kartu ucapan, kado, dan kalung. Setelah itu Luhan masuk kedalam
toko itu, lalu ada mbak yang hendak bekerja di toko itu menyapa Luhan.
“Selamat siang… ada yang bisa mbak bantu
dek?,” mbak itu menyapa dengan sopan kepada Luhan. Luhan lalu menjawab nya.
“Selamat siang… bisa beli kalung yang itu
nggak mbak ya?,” Luhan menjawab sambil menunjuk kalung yang ia inginkan.
“Oh, yang itu. Itu harganya 29.000,- dek,”
jawab mbak tadi menjawab. Setelah itu Luhan memikirkan apakah kalung itu akan
di belinya?. Setelah itu Luhan dapat ide dan berkata di dalam hatinya.
“hmm… aha! Uang jajan bulan kemaren kan sisa 40.000,-. Udah
deh, mendingan ku beli aja. Dari pada gak dapet hadiah nya sama sekali…,” Luhan
berpikir seperti itu. Lalu uang itu di beri nya dan Luhan segera pulang ke
rumah nya. Setelah di rumah, ternyata Ibu Luhan telah menunggu. Luhan terkejut,
“Hai ibu… aku
kaget, kok aku pulang ibu malah yang pulang duluan?. Biasanyakan aku duluan ya
bu?,” Luhan bertanya pada Ibundanya tercinta. Ibu Luhan lalu bertanya kepada
Luhan.
“eh, Luhan.
Kenapa tadi lama?” Ibu Luhan bertanya. “itu
bu, aku beli kado untuk ibu. Ini, aku cukup belikan Ibu kalung,” Luhan
memperlihatkan kalung nya lalu kalung itu di pakaikan nya di leher sang Ibunda.
Setelah itu Luhan dan Ibu nya berpelukan, dan Ibu pun mengatakan… terimakasih.
---SELESAI---

Good joob sayank...... aku suka ceritanya
BalasHapusterus berkarya ya........
Iya bagus sekali ya bu............
BalasHapus